SPREI LINEN PUTIH

Sprei linen putih

memang menjadi jamak bisa kita temukan nyaris di setiap penginapan mulai dari losmen hingga hotel bintang 5. Produk linen yang dipakai biasanya menggunakan sprei model flat, yaitu sprei yang tidak menggunakan karet di ke empat ujungnya, seperti sprei yang sering kita temukan di banyak kamar di rumah-rumah pribadi. Untuk lebarnya bisanya sekitar 1,5 kali lebar dari luas matras yang digunakan. Hal ini bertujuan supaya linen dapat ditekuk atau dilipat dibawah matras saat dipergunakan, sehingga berkesan  rapi. Warna putihnya juga menjadi dominan dipakai. Hal ini yang sering menjadikan pertanyaan orang awam. Bukankah warna putih malah gampang kotor? Apak gak susah perawatannya? Dilihat dari sisi hotel, warna ini justru sebagai sarana untuk menunjukkan tingkat kebersihan dari hotel itu. Putih bersih. Ini yang dipakai sebagai standart  mereka. Menjadi kewajiban mereka untuk mengganti sprei linen setiap pergantian tamu. Baik linennya, sarung bantal maupun duvetnya. Supaya bersih, rapi, dan nyaman untuk tamu selanjutnya.

Produsen sprei linen putih

sering menjadi supplier dari hotel-hotel dan penginapan-penginapan yang menggunakannya. Tidak setiap pihak bisa dan sanggung melakukannya, dituntun kerapian dalam pengerjaannya, kestabilan bahan yang dipakai, dan ukuran serta model yang dipakainya. Hal inilah yang membuat para produsen sprei linen saling berlomba-lomba untuk memproduksi kebutuhan hotel atau penginapan ini. Kapasitas produksi dan kemampuan “mengadakan” bahan baku linen yang berkualitas menjadi tumpuan level produksi dari supplier ini. Satu hal yang perlu diperhatikan juga, sangat menjadi perhatian agar pihak yang mengaku produsen kadang tidak memiliki divisi produksi. Bukannya hal ini gak baik, cuman jika pihak produsen itu memiliki unit produksi sendiri, tentunya jadwal produksi, kualitas produksi serta standart material bahannya diharapkan dapat dipegang sendiri. Banyak diluar sana yang tidak memiliki unit produksi, tetapi mereka berani menerima order dalam jumlah besar. Semoga hal ini menjadi kehati-hatian dalam bertransaksi.

Bahan sprei linen putih sangatlah bermacam-macam. Bahan yang sering dipakai pada dasarnya ada beberapa macam. Mulai yang dari bahan mengandung polyester seperti  bahan CVC, dan bahan yang full cotton seperti jacquard. Setiap jenis bahanpun masih digolongkan beberapa lagi tergantung dengan tingkat kerapatan benangnya. Jika secara awam, bisa dilihat dari ketebalan bahannya. Jika di dalam bahasa kain sering disebut gramasi atau tread count (TC). Mulai katun cvc TC200 hingga katun cvc TC300. Dan warna yang dominan, tetaplah warna putih. Motifnya juga ada beberapa untuk yang bahan full cotton jacquard. Ada yang salur, ada kotak-kotak kecil dan kotak-kotak besar. Dan pastinya, harga bervariasi tergantung dengan jenis bahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *