ISTILAH DALAM TEXTILE LINEN HOTEL

produsen sprei linen hotel

Pernahkah bertanya-tanya apa artinya mercerization atau stentering?

Pernahkan anda ditanya soal thread count?

Glosarium istilah tekstil kami coba sarikan sebagai kamus terminologi dalam industri tekstil. Tidak perlu dihafal definisi ini dengan serius, tetapi pastikan Anda menyimpan catatan kecil ini di bookmark sehingga Anda dapat dengan mudah merujuknya saat diperlukan. Berikut kami coba sarikan istilah yang sering dipakai dalam bahan sprei hotel.

BLEND

Istilah yang digunakan untuk benang atau kain yang terbuat dari lebih dari satu serat atau dua benang berbeda yang dipelintir atau dipintal menjadi satu. Dalam dunia tekstil, benang campuran yang paling umum adalah kapas/poliester.

CARDING

Carding adalah menghilangkan kotoran dan material terpilih, kemudian memisahkannya dari serat dan secara kasar menyusunnya kembali sehingga semuanya tersusun dengan arah yang sama. Proses ini menghilangkan serat yang terlalu pendek untuk dipintal menjadi benang.

COTTON COMBED

Merupakan proses tambahan di luar carding di mana sikat halus digunakan untuk mengeluarkan kotoran yang tersisa. Sekitar 15% dari volume dihilangkan hanya menyisakan serat lurus panjang. Tekstur kapas combed lebih lembut karena tidak memiliki serat pendek yang mencuat. Kapas disisir dengan lebih kuat karena serat yang lebih lemah akan dihilangkan.

Karena ini adalah proses kombinasi antara menghilangkan volume dan menambahkan beberapa langkah dalam proses, maka jenis tekstil yang dihasilkan akan sedikit lebih mahal.

COTTON

Merupakan pengolahan dari serat alami dari polong biji tanaman kapas. Serat ini biasanya berukuran “hingga 2″ inci. Untuk serat stapel terpanjang lebih dari 1½” termasuk Pima & Egyptian yang dihasilkan kain katun dengan kualitas terbaik.

DAMASK.

Damask adalah kain yang bermotif bolak-balik terbuat dari sutra, wol, linen, katun, atau serat sintetis. Pola yang dibentuk adalah dengan cara ditenun. Damask ditenun dengan benang lusi dan benang pakan. Biasanya dengan pola tenunan satin lusi dan bagian bawahnya menggunakan tenunan pakan atau satin.

DOBBY LOOM

Dobby atau Dobles adalah kain yang dibuat pada alat tenun Dobby. Pola yang dimiliki adalah geometris kecil dan tekstur tambahan pada kain.

EGYPTIAN COTTON

Adalah salah satu jenis kapas yang tumbuh Mesir dengan kapas pokok ekstra panjang yang diproduksi di delta Nil. Jenisnya adalah Gossypium barbadense yang merupakan milik dari keluarga mallow. Ini telah dibudidayakan sejak zaman kuno, tetapi sangat populer sebagai bentuk dengan serat panjang yang dikembangkan pada abad ke-19.

GREIGE

Istilah untuk menggambarkan tenunan kain yang belum selesai. Kapas secara alami berwarna krem ​​​​bukan putih.

GSM

Gram per meter persegi

JACQUARD

Mesin jacquard adalah alat tenun yang bisa menyederhanakan proses pembuatan kain dengan motif kompleks seperti brokat, damask, dan quilted. Perpaduan ensambel alat tenun dan mesin jacquard disebut alat tenun jacquard.

LOOM

Sebuah mesin yang digunakan untuk menenun

MERCERIZED

Ini digunakan untuk menggambarkan proses merawat benang, benang atau kain untuk meningkatkan kilau pada permukaan kain dan retensi warna dan daya tahannya. Kain direndam dalam natrium hidroksida dan kemudian dinetralkan dalam asam. Hal ini menyebabkan serat membengkak secara permanen dan meningkatkan kekuatan hingga 25%. Proses ini ditemukan oleh John Mercer pada tahun 1844 dan menyandang namanya.

PICK

Adalah istilah benang pengisi yang melintang di antara batas tepi kain.

PILING

Merupakan kejadian semacam bola serat kusut yang muncul di permukaan kain sebagai akibat dari keausan atau gesekan terus-menerus pada permukaan kain.

PERCALE

Adalah istilah tenunan kain rapat yang halus, kencang, berat sedang, dan halus. Biasanya terbuat dari kapas dari minimal 180 benang per inci persegi.

POLYCOTTON

Merupakan perpaduan poliester dan katun

POLYESTER

Serat kain buatan yang berasal dari batubara, air udara dan minyak bumi. Terbentuk dari reaksi kimia antara asam dan alkohol.

RESIN

Merupakan senyawa kimia sintetik yang diaplikasikan pada kain untuk menghasilkan bahan non – besi.

SATIN WEAVE

Adalah istilah tenunan dasar. Benangnya dijalin sedemikian rupa sehingga menghasilkan permukaan yang halus dan agak mengkilap.

SANFORIZING

Adalah proses dimana kain melewati mesin drum yang diisi dengan uap panas. Proses ini dilakukan untuk mengontrol penyusutan kain.

SHRINGKAGE (COTTON)

IStilah dalam tingkat penyusutan bahan. Produk kapas umumnya akan menyusut 6 -8% setelah dicuci pada suhu tinggi. Pencucian dengan suhu yang lebih rendah pada 30/40ºC akan menyebabkan lebih sedikit penyusutan.

SINGEING

Adalah proses membakar serat yang memanjang dari badan kain. Ini dilakukan untuk menghasilkan permukaan yang halus. Kapas pada dasarnya adalah produk berbulu.

SIZING

Benang lusi dilapisi dengan sizing compound atau campuran pati sebelum ditenun. Alasannya agar benang lebih halus dan kuat menahan regangan tenun. Hal ini juga dapat meningkatkan berat kain.

STENTERING

Merupakan proses penghalusan kain. Sebuah kain dilewatkan melalui mesin yang disebut stenter untuk menghaluskan kain, karena setelah proses pemutihan kain akan menjadi kusut. Ini juga mengontrol lebar kain.

THREAD COUNT (TC)

Kualitas sprei sering disampaikan oleh thread count (TC) – jumlah benang.

Cara menghitungnya adalah dihitung jumlah benang per inci persegi kain di kedua arah. Jumlah utas adalah jumlah utas di lungsin ditambahkan ke jumlah utas di pakan. (yaitu 110 x 90) = 200 TC

WARP / UJUNG

Warping adalah proses pembuatan benang dasar yang membentang dari atas ke bawah pada kain tenun

WEFT / PICK

Proses penenunan benang dasi sisi ke sisi yg lain.

YARN COUNT

Benang biasanya dinilai dengan angka 16’s 18’s 20’s 24’s 30’s 40’s 60’s. Semakin tinggi angkanya, semakin halus benangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ORDER VIA WHATSAPP 081329054390