6 CARA HOTEL MENARGET PASAR KAUM MILLENIAL

pabrik sprei linen hotel

Diperhitungkan, pada medio tahun 2020, tenaga kerja global separuhnya akan diisi oleh generasi Y. Siapakah generasi Y ini? Menurut para ahli demografi di Pew Research Center, generasi Y ini adalah mereka yang lahir diantara tahun 1981 hingga 1997, yang secara kasar jumlahnya kira-kira 27% dari populasi global usia antara 20 dan 35 tahun. Hari ini, Generasi Y lebih menyukai menghabiskan 70% pendapatannya untuk emncari pengalaman dibandingkan dengan berbelanja membeli barang.

Jadi,  mereka para pecinta petualang ini merupakan penjelajah baru. Mereka bersemangat untuk melakukan travelling dan rela menghabiskan banyak uang. Ini berarti, industri hotel harus mengakomodasi generasi baru ini. Hal apa sajakah sebenarnya yang menarik perhatian milenial ini?

1. FOKUS SEGMENT KAUM MILENIAL

Target kaum milenial menjadi suatu hal yang wajib dikejar oleh industri perhotelan karena akan menjadi 50% dari generasi konsumen pada tahun 2020. Generasi ini berada di usia awal dewasa muda dan menjadi generasi penting di dunia dalam pertumbuhan belanja konsumen serta memimpin dalam perekonomian masa depan. Jadi, mereka patut menjadi investasi!

Team marketing hotel sebisa mungkin menargetkan generasi konsumen yang tumbuh ini, menurut Greenberg, “Jika kita menarik kaum muda, orang-orang tua akan muncul. Tetapi jika Anda menarik industri hotel untuk orang tua, orang muda tidak pernah muncul ”. jadi, apakah yang bisa menjadi daya tarik kaum ini?

2. MENAWARKAN EXCLUSIVITAS

Hal pertama yang pertama, apa yang membedakan hotel anda dengan hotel yang lain? Hotel anda instagram-able? Ke2 pilihan pertanyaan ini sering diajukan oleh generasi ini sebelum memesan hotel atau tujuan perjalanan. Rasa aktualisasi diri mereka akan ditampilkan disaat mereka sdh sampai dilokasi yang disukainya. Hal ini ditunjukkan dengan kebiasaan swa foto yang menjadi hal wajib yang akan ditampilan di media sosial pribadi mereka. Sebisa mungkin mereka lebih dahulu berada disana, dibandingkan dengan teman-teman mereka. Menjadi yang pertama, ini yang akan membanggakan mereka.

3. MENJADIKAN PENGALAMAN SEUMUR HIDUP

Generasi milenial adalah generasi yang suka bersulang dan berpetualangan. tetapi ketika kita bicara tentang pembelian vs pengalaman, mereka memilih untuk berpengalaman. Investasi mereka, adalah pengalaman. Ini lebih mereka utamakan dibanding membeli perhiasan mahal atau mobil mewah.

Kalimat frasa lama ‘Anda mendapatkan apa yang Anda bayar’ akan berpengaruh disini. Milenium menginginkan lebih dari apa yang mereka bayar. Mereka ingin kita (sebagai penyelenggara industri hotel wisata) bekerja lebih keras untuk mengubah liburan mereka menjadi pengalaman yang unik.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita bisa memasarkan kepada milenium untuk menjadikan perjalanan mereka lebih dari sekedar pengalaman? Nah, beberapa hotel, seperti Hyatt Centric, sedang merevitalisasi layanan kamar. Tak lagi menggunakan layanan baki perak. Sekarang, layanan mengambil makanan restoran Anda di dalam kantong kertas dan menikmatinya di kamar atau membawanya saat bepergian, lebih disukai .

Cara lain untuk menciptakan pengalaman unik bagi mereka adalah dengan menawarkan atau memberikan saran tentang lokal area di seputaran hotel tersebut. Saran ini dapat diinformasikan langsung kepada mereka, atau dengan menampilkan onformasi di beberapa media sisoal ataupun media online penginapan. Jika hal ini dilakukan dan mengena, otomastis berbagai informasi baik dari kalangan mereka ataupun dari aplikasi maps akan bermunculan. Disini masihkah emreka memerlukan pemandu? Informasi ini hanyalah contoh cara inovatif untuk menjadikan hotel Anda menjadi istimewa dan menarik orang-orang milenium untuk menghabiskan uang mereka demi pengalaman baru dan orisinal.

4. GUNAKAN TEKNOLOGI APLIKASI

“52% dari generasi milenium menggunakan smartphone mereka untuk memesan hotel”

Saat ini, teknologi ini tidak dapat diingkari untuk menjadikannya sebagai alat pemasaran yang cukup efektif. Dewasa ini tersedia berbagai macam aplikasi yang terdapat didalam smartphone yang sangat berguna bagi konsumen untuk mendapatkan destinasi yang diinginkan. Rate room, how to get there, cara pembayaran, fasilitas kamar hingga wisata apa yang tersedia di sekitar hotel itu menjadi informasi yang sangat mudah diakses. Menurut dara, 52% generasi meillenial menggunakan cafra ini untuk mendapatkan hotelnya 2/3 orang Millenial mengatakan mereka memesan seluruh perjalanan dari ponsel mereka, jadi fungsikan situs web Anda mobile-friendly! Layanan aplikasi OYO ROOMS, REDDOORZ, AIRY ROOMS dll memudahkan mereka mendapatkan kamar hotel lengkap dengan tanggal menginap, harga, fasilitas dan visual kamar yang akan mereka dapatkan dalam menginap.

5. VISUAL HOTEL ADALAH KUNCI

“Konten dan visual akan lebih banyak menghasilkan traffic”

Yang paling penting, generasi Millenial sangat berorientasi pada teknologi sehingga saat ini semuanya perlu visual. Menurut penelitian Webdam, konten dan visual akan menghasilkan lebih banyak traffic hingga 650%, artinya fotografi yang terlibat dalam menghadirkan sebuah industri hotel cukup besar. Ketika datang untuk memesan hotel, mereka akan melihat dan menilai patut tidaknya sebuah hotel itu untuk dikunjungi. Situs web seperti Booking.com, Trivago dll menggunakan beraneka foto yang memukau untuk mendapatkan perhatian milenium. Baik di situs web atau di media sosial, foto-foto tersebut adalah kesan pertama pelanggan. Webdam menegaskan bahwa rata-rata orang membentuk kesan pertama mereka dalam detik-detik pertama.

Memberi konsumen gambaran sudut hotel yang tepat, difoto dengan sempurna sehingga mereka bisa membayangkan bagaimana pengalaman mereka akan didapatkan. Menyampaikan suasana kamar dan fitur-fitur hotel tidak mudah, tetapi merupakan keharusan untuk menarik perhatian penuh konsumen.

6. MENAMPUNG KEBUTUHAN MEDIA SOSIAL GENERASI MILLENIAL

95% dari generasi Millennial memposting aktifitas mereka di media sosial pada hari libur. Ini artinya sebagian besar pelanggan Anda menyebarkan berita tentang pengalaman mereka di hotel Anda. Selain itu, 90% konsumen media sosial mempercayai konten yang dihasilkan oleh rekan-rekan mereka lebih dari media tradisional seperti TV, surat kabar. Hal inilah yang akan membuat ketertarikan akan hotel Anda karena media sosial menjadi penting. Generasi millenial sangat mudah untuk timbul rasa keingin tahuan meerka terhadap suatu pengalaman adventure yang baru, tetapi mereka juga tidak akan menahan diri jika sesuatu tidak sesuai dengan harapan mereka. Ini membuatnya semakin penting untuk Anda untuk memantau media sosial Anda dan menangkap pelanggan yang tidak puas. Semakin banyak hotel menggunakan Chatbots, asisten online otomatis bertenaga AI, untuk menanggapi pertanyaan pelanggan.

ORDER VIA WHATSAPP 081329054390